Envision Energy Gandeng Impact Electrons Siam, Bangun Sistem Energi Masa Depan Terbesar di Asia Tenggara di Laos

- Pewarta

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SHANGHAI, 2 Juni 2026 /PRNewswire/ — Envision Energy, pemimpin teknologi hijau di pasar global, menjalin kemitraan strategis dengan Impact Electrons Siam (IES), salah satu pengembang energi terbarukan terkemuka di Asia Tenggara, untuk mengembangkan Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) Monsoon di Laos. Kolaborasi ini akan menambah kapasitas PLTB, pembangkit listrik tenaga surya (PLTS), dan penyimpanan energi dalam skala besar guna membangun Sistem Energi Masa Depan terbesar di Asia Tenggara, yakni infrastruktur energi berbasis kecerdasan buatan (AI) yang mengintegrasikan sistem energi dengan sistem cerdas. Proyek ini juga akan meningkatkan kapasitas energi bersih terintegrasi di kawasan secara signifikan.

Peresmian kerja sama tersebut dihadiri oleh Menteri Perindustrian dan Perdagangan (MOIC) Laos, Malaythong Kommasith; Senior Vice President sekaligus President Asia-Pacific Region, Envision Energy, Edward Hou; serta Executive Chairman, Impact Electrons Siam, Peck Khamkanist. Proyek ini menjadi langkah penting dalam transformasi Laos yang beralih dari negara pengekspor listrik yang selama ini bergantung pada tenaga air menjadi pusat pengembangan energi bersih yang lebih terdiversifikasi di Asia Tenggara. Inisiatif tersebut juga diharapkan menjadi tolok ukur pengembangan energi terbarukan terintegrasi di ASEAN.


ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan memanfaatkan pengalaman global dalam pengembangan sistem energi masa depan dan kawasan industri netral karbon, Envision Energy akan menghadirkan sistem energi berbasis AI yang mendukung koordinasi dan optimalisasi cerdas antara PLTB, PLTS, serta penyimpanan energi. Listrik hijau yang dihasilkan sistem tersebut tidak hanya memenuhi kebutuhan energi domestik yang terus meningkat, melainkan juga mendukung pembangunan infrastruktur dan industri berkelanjutan generasi berikutnya, seperti kota pintar, pusat data hijau, pertambangan hijau, dan manufaktur berteknologi maju. Kedua pihak juga akan mengkaji potensi pemanfaatan hidrogen hijau untuk meningkatkan stabilitas energi, serta mendukung pengembangan kawasan industri hijau di Laos pada masa mendatang. Proyek ini akan membuktikan bahwa integrasi sistem dan operasi cerdas mampu mendorong tingkat keandalan, efisiensi, serta daya tahan jangka panjang energi terbarukan. Di sisi lain, proyek ini menjadi model yang dapat direplikasi untuk pengembangan energi bersih di seluruh Asia Tenggara.

Senior Vice President sekaligus President Asia-Pacific Region Envision Energy, Edward Hou, mengatakan, "Masa depan energi terbarukan tidak lagi bergantung pada persaingan antarteknologi secara terpisah, melainkan kemampuan mengintegrasikan berbagai sumber energi dalam satu sistem yang cerdas. Dengan menyatukan PLTB, PLTS, dan penyimpanan energi dalam skala besar, proyek ini semakin mengoptimalkan bauran energi Laos, meningkatkan stabilitas dan fleksibilitas jaringan listrik, serta memperkuat daya saing biaya listrik bersih. Proyek ini juga akan memperkuat ketahanan energi di Asia Tenggara dan menjadi model yang dapat direplikasi untuk pengembangan sistem energi regional yang lebih stabil, efisien, dan berkelanjutan."

Executive Chairman, Impact Electrons Siam, Peck Khamkanist, menjelaskan, "Kerja sama ini merupakan perkembangan penting dalam transformasi energi Laos yang tengah beralih dari pengekspor listrik konvensional menuju ekonomi energi bersih yang lebih terdiversifikasi. Bersama Envision Energy, proyek ini menyatukan keahlian global dalam sistem energi terintegrasi guna mendukung pengembangan energi bersih yang lebih maju dan efisien di kawasan. Selain meningkatkan kapasitas pembangkitan listrik, proyek ini juga akan menciptakan manfaat sosial dan ekonomi yang lebih luas melalui modernisasi infrastruktur, serta memperkuat peran Laos dalam kerja sama energi regional."

Envision Energy semakin gencar berekspansi di Asia Tenggara. Sebelumnya, Envision bermitra dengan Electricité du Cambodge (EDC) dalam proyek Battery Energy Storage System (BESS) berkapasitas 300 MWh di Kamboja. Selain mendukung operasional fasilitas tersebut, Sistem Energi Masa Depan berbasis AI milik Envision juga berperan sebagai "otak digital" dalam jaringan listrik nasional Kamboja di bawah pengelolaan EDC. Melalui teknologi tersebut, Envision menghadirkan kecerdasan sistem pada tingkat jaringan, meningkatkan stabilitas pasokan listrik, serta mengoptimalkan pengelolaan energi secara menyeluruh. Langkah tersebut mendukung transisi energi Kamboja dan mendorong terciptanya ekosistem energi ASEAN yang semakin terintegrasi dan tangguh.

Berita Terkait

Sungrow Perkenalkan MGTL Series, Inovasi Terbaru untuk Rumah dan Bisnis
China Southern Power Grid: Dukung Pertumbuhan Asia Pasifik Lewat Kerja Sama Energi
Sentimen Rekrutmen Menguat di Asia Pasifik dan Timur Tengah, NEO Capai +33% pada Triwulan IV-2026: Survei ManpowerGroup
Infinix Resmi Luncurkan XPAD 30 Pro Secara Global, Tablet Serbaguna untuk Belajar dan Hiburan Generasi Muda
WEPSEA 2026 Resmi Berakhir, Dorong Industri Kemasan Asia Tenggara yang Semakin Cerdas dan Berkelanjutan
LX Pantos Rampungkan Proyek Logistik Pertahanan Kompleks untuk Persenjataan Canggih
Produk Unggulan Pegunungan Guizhou Tampil di Festival Panen Shanghai
Forum Media Asia-Pasifik Dibuka di Shenzhen, Membangun Jembatan Saling Pengertian dan Koeksistensi melalui Media

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 08:30 WIB

Sungrow Perkenalkan MGTL Series, Inovasi Terbaru untuk Rumah dan Bisnis

Selasa, 8 September 2026 - 07:33 WIB

China Southern Power Grid: Dukung Pertumbuhan Asia Pasifik Lewat Kerja Sama Energi

Selasa, 8 September 2026 - 04:36 WIB

Sentimen Rekrutmen Menguat di Asia Pasifik dan Timur Tengah, NEO Capai +33% pada Triwulan IV-2026: Survei ManpowerGroup

Selasa, 8 September 2026 - 01:00 WIB

Infinix Resmi Luncurkan XPAD 30 Pro Secara Global, Tablet Serbaguna untuk Belajar dan Hiburan Generasi Muda

Senin, 7 September 2026 - 23:51 WIB

WEPSEA 2026 Resmi Berakhir, Dorong Industri Kemasan Asia Tenggara yang Semakin Cerdas dan Berkelanjutan

Berita Terbaru