KONTENBERITA.COM – Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran menyampaikan dugaan kecurangan surat suara di Tempat Pemungutan Surat Suara Luar Negeri (TPSLN) di Malaysia.
Wakil Ketua TKN Habiburokhman mengatakan kondisi surat suara itu sudah tercoblos.
“Kami ingin menyampaikan ekspos terkait informasi yang menurut kami cukup meyakinkan.”
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
Menjawab Pertumbuhan Pariwisata, Archipelago Hotels Terus Berkembang Menjangkau Beragam Pasar
Coway Raih Penghargaan IDEA Design Awards 2026, Lengkapi “Grand Slam” Desain Internasional

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Yaitu dugaan kecurangan yang sangat-sangat kasat mata terjadi di luar negeri ya, Malaysia, TPSLN Malaysia,” kata Habiburokhman.
Dia menyampaikan hal itu kepada wartawan di Media Center TKN, Jalan Sriwijaya Nomor 16, Jakarta Selatan, Selasa (6/2/2024).
Di bawah ini adalah keterangan tertulis Habiburokhman selengkapnya, sebagai berikut ini:
Baca Juga:
Gravity Game Unite Resmi Luncurkan Ragnarok Zero: Global pada 18 Agustus
Salon “Go Guangdong, Go Global” Sesi Indonesia Digelar di Guangzhou
EXPOSE DUGAAN KECURANGAN PEMILU PENCOBLOSAN RIBUAN SURAT SUARA SECARA TIDAK SAH
Baca artikel lainnya di sini : Diisukan Sakit Padahal Enerjik di Tengah-tengah Rakyat, Lagi-lagi Prabowo Subianto Jadi Korban Hoaks, Diisukan Sakit
Kami mendapat informasi yang amat dapat dipercaya soal dugaan adanya aktivitas pencoblosan ribuan surat suara secara ilegal untuk pemilih luar negeri di Malaysia.
Informasi tersebut disertai dengan bukti sejumlah foto dan video yang menunjukkan sejunlah orang melakukan pencoblosan surat suara legislatif dan Surat Suara Pilpres Paslon Nomor Urut 3 Ganjar-Mahfud.
Baca Juga:
Xinhua Silk Road: Jurnalis Muda Afrika Jajaki Peluang Kerja Sama Baru Tiongkok-Afrika di Hunan
NagaWorld Raih Sertifikasi Great Place To Work® 2026 dengan Skor Trust Index™ 97%
Lihat juga konten video, di sini : Wiranto Dukung Prabowo Subianto karena Sisa Hidupnya Tinggal untuk Mengabdi kepada Rakyat Indonesia
Kami duga kuat aktivitas pencoblosan ini melibatkan Petugas Pemilh Luar Negeri (PPLN) dan oknum pegawai Kedutaan Besar Republik Indonesia di Malaysia.
Kami meminta Bawaslu menindaklanjuti masalah ini secara hukum dan kamipun akan membuat laporan resmi ke Bawaslu RI sore ini juga.
Kami serukan kepada siapapaun untuk mengedepankan cara-cara yang jujur dan beretika dalam berdemokrasi.
Janganlah melakukan kecurangan dan menghalalkan segara cara untuk sekedar merebut kemenangan.
Kami bersama rakyat akan all out melawan segala bentuk kecurangan, dimanapun kecurangan dilakukan dan siapapun pelakunya, hukum harus bisa berkerja maksimal.
Kepada masyarakat kami meminta untuk terus meningkatkan kewaspadaan.
Kalau melihat gelagat terjadinya kecurangan agar dapat dilakukan dokumentasi dengan telepon genggam dan pengumpulan barang-barang bukti.
Artikel di atas juga sudah dìterbitkan di portal berita nasional Fokussiber.com.
Sempatkan juga untuk membaca artikel menarik lainnya, di portal berita Apakabarnews.com dan Infofinansial.com.***















