Singapura Perkuat Ekosistem AI Bersama Mitra Global, Percepat Penerapan Teknologi di Dunia Nyata

- Pewarta

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINGAPURA, 21 Mei 2026 /PRNewswire/ — Di ajang ATxSummit 2026 yang digelar Infocomm Media Development Authority (IMDA) Singapura, Menteri Pembangunan Digital dan Informasi Singapura Josephine Teo mengumumkan sejumlah kemitraan dan inisiatif global terbaru untuk memperkuat posisi Singapura sebagai pusat AI terkemuka dunia. Langkah ini menandai pergeseran fokus dari sekadar eksplorasi teknologi AI menuju pengembangan, penerapan, dan tata kelola sistem AI yang mampu menghadirkan dampak nyata. Sejalan dengan rekomendasi Economic Strategic Review Committee, Singapura menargetkan diri sebagai sentra pengembangan, pengujian, dan penerapan solusi AI yang mampu menyelesaikan berbagai persoalan nyata dalam skala besar.

Singapore Minister for Digital Development and Information Mrs Josephine Teo delivering the opening keynote at ATxSummit 2026
Singapore Minister for Digital Development and Information Mrs Josephine Teo delivering the opening keynote at ATxSummit 2026

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kolaborasi Pemerintah Singapura dan Delapan Pemimpin Industri untuk Mengembangkan, Menguji, dan Menerapkan AI Berwujud Fisik di Punggol Digital District

IMDA, JTC, dan Singapore Institute of Technology (SIT) menggandeng delapan perusahaan global untuk mengembangkan AI berwujud fisik (physical AI) di Punggol Digital District (PDD). Fasilitas uji coba yang mulai beroperasi pada 2026 ini akan menjadi ruang publik multifungsi pertama di Singapura yang dirancang untuk penerapan AI berwujud fisik dalam berbagai skenario dan operator. Perusahaan seperti Certis, DHL, Grab, dan QuikBot akan menjadi pihak pertama yang mengembangkan, menguji, dan memvalidasi layanan robotika komersial, termasuk untuk layanan pengantaran makanan dan paket, layanan kebersihan, serta patroli keamanan yang membantu tenaga manusia. Program ini dijalankan bersama Land Transport Authority (LTA) melalui skema pengecualian kawasan berdasarkan Active Mobility Act.

Untuk memperkuat kapabilitas embodied AI (EAI), IMDA dan National Robotics Programme (NRP) juga bekerja sama dengan FieldAI, Thoughtworks, Slamtec, Unitree, dan QuikBot melalui Centre for Intelligent Robotics milik SIT di PDD.

Memperkuat Terobosan Riset AI di Singapura

Untuk memperkuat daya saing sektor manufaktur Singapura, NVIDIA akan membuka laboratorium riset AI di negara ini, fasilitas riset kedua NVIDIA di Asia Pasifik. Laboratorium ini akan berfokus pada EAI dan AI yang efisien dengan melibatkan peneliti universitas, mitra industri, dan pemerintah.

Riset akan menitikberatkan dua bidang utama, yakni EAI yang mendukung sistem cerdas memahami dan berinteraksi dengan dunia fisik, serta komputasi AI yang efisien untuk meningkatkan efisiensi model dan infrastruktur AI, menekan biaya komputasi, serta mendukung penerapan AI berskala besar yang lebih hemat energi.

AI bagi Kepentingan Publik: Model Kemitraan Industri yang Baru

Kementerian Pembangunan Digital dan Informasi Singapura (MDDI) bersama Google mengumumkan kemitraan AI tingkat nasional untuk memperluas kolaborasi dengan pemerintah Singapura. Kerja sama ini bertujuan memanfaatkan AI generasi terbaru guna menjawab tantangan sosial, membangun tenaga kerja yang siap menyambut AI, serta menciptakan ekosistem digital yang aman dan tepercaya.

Di sisi lain, MDDI dan OpenAI menandatangani nota kesepahaman (MoU) dalam inisiatif "OpenAI for Singapore" untuk memperkuat posisi Singapura sebagai pusat inovasi AI terapan. Kerja sama tersebut mencakup pengembangan inovasi AI, penguatan talenta AI, serta perluasan akses AI bagi masyarakat, sektor usaha, dan pemerintah. OpenAI juga menyiapkan komitmen investasi lebih dari SGD 300 juta guna mendukung ekosistem AI Singapura.

Memperkuat Fondasi AI yang Aman dan Skalabel

Singapura juga memperluas berbagai inisiatif untuk mendukung adopsi AI di sektor yang menuntut tingkat kepercayaan tinggi seperti industri keuangan dan layanan publik.

Temus, perusahaan transformasi digital dan AI yang didirikan Temasek, akan meluncurkan AI Foundry guna membantu berbagai perusahaan memperluas penerapan AI sekaligus membangun talenta digital. Dengan dukungan Digital Industry Singapore (DISG), AI Foundry akan merekrut 50 tenaga profesional untuk terlibat dalam proyek-proyek di sektor jasa keuangan dan kesehatan presisi.

Sementara itu, ASTAR Institute for Infocomm Research (ASTAR I2R) memperbarui model AI MERaLiON (Multimodal Empathetic Reasoning and Learning in One Network) untuk memperluas penerapan AI di dunia nyata. Versi terbaru MERaLiON AudioLLM v3 kini memiliki kemampuan memahami unsur paralinguistik dalam berbagai bahasa Asia Tenggara. Teknologi ini kelak tersedia melalui cloud hosting, API, edge computing, hingga perangkat Apple silicon seperti Mac dan iPad.

Tata Kelola AI yang Adaptif

Singapura terus menerapkan pendekatan praktis berbasis risiko dalam tata kelola AI. Dua inisiatif terbaru yang diperkenalkan antara lain:

  • Pembaruan Model Tata Kelola AI untuk Agen AI. Kerangka tata kelola AI yang pertama kali diperkenalkan di ajang World Economic Forum Januari 2026 kini hadir dalam versi terbaru dengan studi kasus nyata dan praktik terbaik dari lebih dari 50 organisasi.
  • Makalah Google tentang Agen AI: Google bekerja sama dengan CSA, GovTech Singapore, dan IMDA untuk mengkaji penggunaan agen AI yang aman dan efektif di dunia nyata. Dokumen tersebut memberikan panduan bagi pemerintah tentang pemanfaatan agen AI untuk kepentingan publik.

Melalui berbagai inisiatif ini, Singapura ingin memastikan inovasi AI dapat diterapkan secara nyata. Lebih lagi, Singapura memperkuat posisinya sebagai pusat AI global yang tepercaya bagi pemerintah, pelaku industri, dan peneliti yang ingin mengembangkan dan menerapkan solusi AI dalam skala besar.

Dalam rangkaian ATxSummit 2026, Menteri Josephine Teo juga menghadiri ASEAN-US AI Ministerial Roundtable yang mempertemukan para Menteri Digital ASEAN, Sekretariat ASEAN, pemerintah Amerika Serikat, serta pemimpin industri dari Amazon dan Google. Forum tersebut menandai peluncuran "The Road to 50 Years of ASEAN-US Relations" dalam kerangka ASEAN-US Comprehensive Strategic Partnership dengan fokus pada pembahasan adopsi AI yang inklusif di kawasan.

Informasi selengkapnya tentang ATxSG: asiatechxsg.com.

Media: atxsg.imda@archetype.co

Berita Terkait

Hisense Luncurkan UR8 dengan Warna Lebih Natural dan Realistis, Bawa Teknologi RGB MiniLED Generasi Baru ke Lebih Banyak Rumah
GAC Gandeng Toluca FC, Terinspirasi dari Visi Bersama untuk Meraih Keunggulan
Hadapi Musim Ujian Akhir, CamScanner Bantu Pelajar dan Mahasiswa Rapikan Materi Belajar
Merek Besar, Sumber Pasokan Langsung dari Pabrik, dan Tren Gaya Hidup Warnai Kesuksesan RX Huabo Shenzhen Gift Fair
AGIBOT dan ASIX Tampilkan Robot Humanoid Canggih dalam Ajang Budaya di Jakarta
Binggrae Berpartisipasi di Ajang THAIFEX 2026, Pameran Industri Makanan dan Minuman Terbesar di Asia
Tokoh Budaya Tiongkok dan Internasional Menjelajahi Warisan dan Inovasi di Provinsi Hubei, Tiongkok
Gastronomi memasuki Academy of Fine Arts pada tanggal 20 Mei 2026 saat chef pendiri Restaurant Guy Savoy menjadi anggota

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 09:00 WIB

Hisense Luncurkan UR8 dengan Warna Lebih Natural dan Realistis, Bawa Teknologi RGB MiniLED Generasi Baru ke Lebih Banyak Rumah

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:56 WIB

GAC Gandeng Toluca FC, Terinspirasi dari Visi Bersama untuk Meraih Keunggulan

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:46 WIB

Hadapi Musim Ujian Akhir, CamScanner Bantu Pelajar dan Mahasiswa Rapikan Materi Belajar

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:33 WIB

Merek Besar, Sumber Pasokan Langsung dari Pabrik, dan Tren Gaya Hidup Warnai Kesuksesan RX Huabo Shenzhen Gift Fair

Jumat, 22 Mei 2026 - 07:42 WIB

AGIBOT dan ASIX Tampilkan Robot Humanoid Canggih dalam Ajang Budaya di Jakarta

Berita Terbaru