Memaknai Sinyal Politik dari Aksi Piknik dan Rehat Lebaran Presiden Jokowi dan Keluarga

- Pewarta

Sabtu, 7 Mei 2022 - 09:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Joko Widodo dan cucu-cucunya. (Dok. Sekretariat Presiden/Lukas )

Presiden Joko Widodo dan cucu-cucunya. (Dok. Sekretariat Presiden/Lukas )

APAKABAR NEWS – Lebaran tahun ini piknik dan full rehat Presiden Jokowi kelihatannya. Tidak ada open house halal bi halal meski dengan Menteri sekalipun.

Menteri yang menemuinya di Yogyakarta hanya satu yaitu Prabowo Subianto.

Itupun sowan sebelum bersafari politik pencapresan. Pak Jokowi hilang dari kesibukan Istana Merdeka Jakarta.

Berita piknik lanjutan setelah Yogyakarta adalah Gianyar Bali bersama anak cucu. Ada Kaesang, Gibran juga Bobby Nasution.

Cucu-cucu Jan Ethes, Lembah Manah, Sedah Mirah dan Panembahan Al Nahyan.

Dengan kawalan Paspampres keluarga ini ber-safary journey, melihat pertunjukan burung (bird show), dan harimau putih.

Adalah hak Presiden dan keluarga untuk jalan-jalan akan tetapi dengan mengabaikan open house “ritual” lebaran sebenarnya cukup mengganggu.

Silaturahmi dengan pejabat dan rakyat yang semestinya didahulukan kini terabaikan.

Jokowi yang biasa jago dalam pencitraan telah membuang momentum spiritual itu.

Adakah piknik dan rehat sekeluarga ini sebagai sinyal Jokowi sudah lelah, putus asa, dan bersiap untuk menikmati istirahat dari kesibukan Istana? Sangat mungkin.

Ada tiga indikasi kuatnya, yaitu:

Pertama, gagal mengupayakan perpanjangan jabatan 3 tahun dan miskin dukungan untuk amandemen UUD masa jabatan 3 periode.

Partai pendukung Presiden yakni PDIP justru menjadi penentang kerasnya.

Kedua, masa depan proyek-proyek andalan suram. Bandara sepi, Kereta Api China mangkrak, OBOR redup, IKN masih mimpi, investor Jepang hengkang, Saudi tidak jelas,  Elon Musk pun berkaos hitam. Luhut makin cemberut.

Ketiga, perlawanan lapangan sulit diredam apakah mahasiswa, buruh, purnawirawan, umat Islam. Oposisi semakin menguat dan menggumpal keras.

Upaya mematahkan dengan membungkam aktivis ke penjara tidak berefek jera. Justru membuat rezim lebih kental berpredikat zalim.

Jokowi bertahan sampai 2024 saja merupakan prestasi atau “blessing in disguise”. Kendaraan sedang meluncur ke bawah bukan berjalan datar.

Harapan berubah peran hingga berujung bagus atau husnul khotimah tidak terlihat bahkan semakin tertutup. Jokowi meredup.

Mentor strateginya AM Hendropriyono uzur karena sakit, Luhut Panjaitan sudah diposisikan musuh bersama, isu akan mundur pun merebak, sementara Kepala BIN Budi Gunawan tidak berada di kubunya.

Jokowi kehilangan pegangan. Mungkinkah para taipan masih setia? Belum tentu.

Mereka adalah bandar yang berkalkulasi  pragmatis, dapat memegang dan mudah pula melepas.

Rakyat sudah berat bertoleransi dan hilang kesabaran untuk tetap memberi mandat.

Meski disebut intoleran atau radikal atas sikap kritis atau perlawanannya namun nampaknya sudah tidak peduli lagi.

Rakyat ingin pengelola negara segera berganti atau berubah. Ada tiga opsi yang mungkin terjadi.

Pertama, Presiden Jokowi ditinggalkan baik oleh partai koalisi maupun para Menteri. Koalisi sudah retak berjalan sendiri-sendiri.

Akan ada Menteri yang mengundurkan diri dan reshuffle tidak menolong.

Kedua, Presiden dan Wapres mengundurkan diri hingga trium virat menggantikan untuk kemudian MPR memilih Presiden Wakil Presiden hingga 2024. Prabowo-Puan mungkin serius sedang mengincar.

Ketiga, Jokowi tidak mundur dan bertahan meski hancur-hancuran. 2022-2024 menjadi fase babak belur.

Risiko siap ditanggung sebagai akhir yang buruk ‘su’ul khatimah’. Untuk pilihan ini Jokowi dan anak-anak terancam penjara.

Nampaknya dalam keputusasaan, mungkin ditunjang nasehat paranormal, maka pilihan berhenti di perjalanan lebih rasional dan membuka peluang Jokowi dan keluarga untuk dapat selamat.

If he is lucky. Itu jika pak Jokowi masih beruntung. Jika beruntung.

Opini: M Rizal Fadillah, Pemerhati Politik dan Kebangsaan.***

Berita Terkait

Kader NasDem Ahmad Sahroni Disebut Surya Paloh Punya Kapabilitas tetapi Belum Tentu Soal Elektabilitas
Termasuk Anies Baswedan dan Ahmad Sahroni, DPW NasDem Jakarta Usulkan 3 Nama di Pilgub Jakarta
Termasuk Anies Baswedan dan Ahmad Sahroni, DPW NasDem Jakarta Usulkan 3 Nama di Pilgub Jakarta
Sejumlah Pers Daerah dari Pulau Sumatera hingga Pulau Papua Siap Kolaborasi Menangkan Pilkada 2024
Kader PSI Grace Natalie Temui Presiden Jokowi dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Ini yang Dibahas
PDIP Usung Sri Mulyani dalam Bursa Pemilihan Gubernur DKI Jakarta, Begini Tanggapan Kemenkeu
Presiden Terpilih Pemilu 2024 Prabowo Subianto Terima Unsur Pimpinan Partai Nasdem di Rumah Kertanegara
Presiden Terpilih Pemilu 2024 Prabowo Subianto Terima Unsur Pimpinan Partai Nasdem di Rumah Kertanegara
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Senin, 24 Juni 2024 - 15:28 WIB

Kader NasDem Ahmad Sahroni Disebut Surya Paloh Punya Kapabilitas tetapi Belum Tentu Soal Elektabilitas

Senin, 24 Juni 2024 - 08:45 WIB

Termasuk Anies Baswedan dan Ahmad Sahroni, DPW NasDem Jakarta Usulkan 3 Nama di Pilgub Jakarta

Senin, 24 Juni 2024 - 08:42 WIB

Termasuk Anies Baswedan dan Ahmad Sahroni, DPW NasDem Jakarta Usulkan 3 Nama di Pilgub Jakarta

Jumat, 17 Mei 2024 - 18:56 WIB

Sejumlah Pers Daerah dari Pulau Sumatera hingga Pulau Papua Siap Kolaborasi Menangkan Pilkada 2024

Kamis, 16 Mei 2024 - 15:45 WIB

Kader PSI Grace Natalie Temui Presiden Jokowi dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Ini yang Dibahas

Kamis, 9 Mei 2024 - 11:29 WIB

PDIP Usung Sri Mulyani dalam Bursa Pemilihan Gubernur DKI Jakarta, Begini Tanggapan Kemenkeu

Kamis, 25 April 2024 - 10:43 WIB

Presiden Terpilih Pemilu 2024 Prabowo Subianto Terima Unsur Pimpinan Partai Nasdem di Rumah Kertanegara

Kamis, 25 April 2024 - 10:43 WIB

Presiden Terpilih Pemilu 2024 Prabowo Subianto Terima Unsur Pimpinan Partai Nasdem di Rumah Kertanegara

Berita Terbaru