Mendukung Sinergi Pengendalian Inflasi, Badan Pangan Nasional Dorong Neraca Pangan Daerah

- Pewarta

Sabtu, 15 Juni 2024 - 07:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi. (Dok. TIm Komunikasi Bapanas)

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi. (Dok. TIm Komunikasi Bapanas)

KONTENBERITA.COM – Penguatan neraca pangan daerah menjadi aspek penting dalam memberikan gambaran yang utuh terhadap situasi surplus dan defisit di setiap daerah.

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi menyampaikan hal tersebut pada Jumat (14/6/2024) di Istana Negara.

Arief menyampaikan usai menghadiri Rakornas Pengendalian Inflasi yang dibuka oleh Presiden Joko Widodo.

“Badan Pangan Nasional mendorong setiap daerah punya neraca, sehingga tahu kebutuhan pangannya berapa, berapa yang harus diproduksi.”

“Basis data pangan yang kuat akan memberikan situasi yang lebih tepat dan menentukan pemetaan intervensi stabilisasi di lapangan secara lebih akurat,” ujar Arief.

Dikutip dari Pangannews.com, tiap daerah memiliki keunggulan komoditas pangannya, sehingga dengan neraca pangan daerah tersebut.

Kerja Sama Antardaerah Saling Isi Komoditas Pangan

Daerah bisa menjalin kerja sama antardaerah yang kuat dengan saling mengisi komoditas pangan yang defisit di daerah masing-masing.

“Dengan adanya neraca pangan daerah, kita dapat memantau dan mengelola distribusi pangan secara lebih efektif dan efisien.”

“Hal ini sangat krusial untuk memastikan stabilitas harga pangan dan mencegah terjadinya kelangkaan yang dapat memicu inflasi,” ungkap Arief.

Arief Prasetyo Adi juga mengajak seluruh pemerintah daerah untuk meningkatkan sinergi dalam penyusunan neraca pangan ini.

“Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah sangat diperlukan dalam pengelolaan pangan nasional.”

“Kami berharap dengan langkah pengendalian inflasi yang terus kita koordinasikan bersama melalui pertemuan rutin.”

“Yang dikoordinasikan Bapak Mendagri, kita berharap inflasi tetap terjaga sesuai target pemerintah,” tegasnya.

Bapanas Diminta Jaga Kelancaran Distribusi Pangan

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam sambutannya pada Rakornas Pengendalian Inflasi tersebut juga menekankan peran Bapanas.

Badan Pangan Nasional diminta memastikan kelancaran distribusi pangan, utamanya 10 komoditas pangan strategis.

“Kesinambungan pasokan domestik kunci utama menjaga stabilitas pangan di seluruh daerah, pengembangan neraca pangan menjadi penting.”

“Dari Badan Pangan Nasional mempersiapkan, yaitu penyediaan data yang akuntabel.”

“Dengan data ini stabilisasi harga di daerah dapat termonitor dengan baik,” ujar Airlangga.

Termasuk Inflasi Terendah di Dunia pada Saat Ini

Adapun Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyampaikan bahwa tren inflasi di Indonesia dalam 10 tahun terakhir menurun dan terkendali rendah.

Bahkan termasuk terendah di dunia saat ini. Tercatat inflasi indeks harga konsumen (IHK) pada Mei 2024 sebesar 2,84 persen.

Angka ini masih terjaga dan berada dalam kisaran target pemerintah sebesar 2,5 plus minus 1 persen.

Menurutnya, hal ini didukung dengan sinergi yang kuat dari seluruh stakeholder dalam pengendalian inflasi.

Termasuk melalui Gerakan Pengendalian Inflasi Pangan yang secara massal dilakukan di seluruh daerah.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Infoekbis.com dan Harianinvestor.com

Jangan lewatkan juga menyimak berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media 062.live dan Apakabarjateng.com

Sedangkan untuk publikasi press release di media ini atau serentak di puluhan media lainnya, klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional)

WhatsApp Center: 085315557788, 087815557788, 08111157788.

Pastikan download aplikasi portal berita Hallo.id di Playstore (android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik.

Berita Terkait

Serap Produksi Pangan Dalam Negeri, Perum Bulog dan Pupuk Indonesia Kolaborasi dalam Program Makmur
OJK Jambi Apresiasi Pelantikan DPW PROPAMI Jambi Raya: Dukung Peningkatan Literasi Keuangan
IHSG Juni 2024 Menguat 1,33% Menutup di 7063, Proyeksi Juli Menguat Tipis di Sekitar 6994 di Tengah Ketidakpastian
Pertamina akan Akuisisi Produsen Gula dan Etanol Asal Brasil, Jokowi: Pertamina Telah Kalkulasi Bisnisnya
BNSP Resmikan LSP Perikanan Hias Indonesia: Siap Tingkatkan Kompetensi SDM dan Produktivitas Industri
Prakonvensi RSKKNI Pembiayaan OJK: Mengumpulkan Tanggapan dan Masukan di Le Méridien Jakarta
Luhut Binsar Pandjaitan Ungkap Alasan Dirinya Dorong Prabowo Subianto Beli Kapal Riset Senilai Rp3,5 Triliun
Di Pertemuan Tingkat Menteri OECD, Airlangga Sebut Perlunya Aksi Berbasis Solusi bagi Disrupsi Global
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Kamis, 11 Juli 2024 - 10:01 WIB

Serap Produksi Pangan Dalam Negeri, Perum Bulog dan Pupuk Indonesia Kolaborasi dalam Program Makmur

Sabtu, 6 Juli 2024 - 22:15 WIB

OJK Jambi Apresiasi Pelantikan DPW PROPAMI Jambi Raya: Dukung Peningkatan Literasi Keuangan

Kamis, 4 Juli 2024 - 16:14 WIB

IHSG Juni 2024 Menguat 1,33% Menutup di 7063, Proyeksi Juli Menguat Tipis di Sekitar 6994 di Tengah Ketidakpastian

Sabtu, 15 Juni 2024 - 07:42 WIB

Mendukung Sinergi Pengendalian Inflasi, Badan Pangan Nasional Dorong Neraca Pangan Daerah

Selasa, 11 Juni 2024 - 10:28 WIB

Pertamina akan Akuisisi Produsen Gula dan Etanol Asal Brasil, Jokowi: Pertamina Telah Kalkulasi Bisnisnya

Senin, 10 Juni 2024 - 00:11 WIB

BNSP Resmikan LSP Perikanan Hias Indonesia: Siap Tingkatkan Kompetensi SDM dan Produktivitas Industri

Jumat, 31 Mei 2024 - 04:14 WIB

Prakonvensi RSKKNI Pembiayaan OJK: Mengumpulkan Tanggapan dan Masukan di Le Méridien Jakarta

Sabtu, 18 Mei 2024 - 09:46 WIB

Luhut Binsar Pandjaitan Ungkap Alasan Dirinya Dorong Prabowo Subianto Beli Kapal Riset Senilai Rp3,5 Triliun

Berita Terbaru