KONTENBERITA.COM – Hasil survei Indonesia Polling Station menunjukkan bahwa 80,7% pemilih Prabowo-Gibran mengaku sudah mantap dengan pilihannya.
Tidak akan berpindah paslon capres-cawapres lain ketika pemilu yang akan digelar kurang dari satu bulan lagi.
“Pemilih Prabowo-Gibran merupakan pendukung paling loyal dengan 80,7 persen responden mengaku sudah mantap.”
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
Waspada Modus Penipuan Lowongan Pekerjaan Mengatasnamakan PT Sumbawa Timur Mining
Dari 44.404 Percakapan, 64 Persen Netizen Nilai Reshuffle Tak Solutif
Kasus Suap CPO: Djuyamto Terbuka Akui Rp40 Miliar, Harap Jadi Titik Balik Hakim Indonesia

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Dan akan memilih pasangan pilihannya Februari nanti,” kata peneliti senior IPS Alfin Sugianto secara daring, Selasa (16/1/2024).
Berdasarkan hasil tersebut, menunjukkan bahwa pemilih paslon nomor urut dua merupakan yang paling banyak merasa mantap dengan pilihannya.
Baca artikel lainnya di sini : Sebanyak 70,2 Persen Publik Ingin Pilpres Hanya Satu Putaran, Begini Penjelasan Indonesia Polling Station
Baca Juga:
Strategi Ekonomi Purbaya: Redam Tuntutan Sosial dengan Pertumbuhan Optimal
Makar Atau Aspirasi? NasDem Minta Investigasi Independen Aksi Demonstrasi
Pertamina Hulu Energi Dorong Kolaborasi Global Atasi Risiko CCS/CCUS
Jumlahnya lebih banyak dibanding pemilih Ganjar-Mahfud, yang hanya 73,3% responden mengaku tidak akan berpindah haluan.
Sementara, pemilih Anies-Muhaimin hanya sebesar 69,3% responden yang mengaku sudah yakin.
Sehingga, potensi menjadi swing voters cukup besar, yaitu 29,1%.
Lihat juga konten video, di sini: Prabowo Subianto: Kami akan Bekerja Sebenar-benar dan Sejujur-jujurnya untuk Rakyat Indonesia
Baca Juga:
Umar Sebut Berkas Pemohon Tidak Mungkin Hilang di Kantah Pertanahan Bogor 1
Pajak Bangunan Jadi Primadona Pemasukan Daerah, Apa Alasannya?
Heboh Uang Baru Rp250 Ribu, Publik Harus Tahu Fakta di Baliknya
IPS menggunakan teknik wawancara tatap melalui telepon berpedoman kuesioner di 38 provinsi di seluruh wilayah Indonesia dimulai pada tanggal 7 hingga 14 Januari 2024.
Jumlah sampel sebesar 1220 responden diperoleh melalui teknik pengambilan sampel secara acak bertingkat (multi-state random sampling ) dengan margin of error +/- 2,8% dan pada tingkat kepercayaan sebesar 95%.***

















