Tanpa Adanya Kemandirian Pangan, Indonesia akan Mudah Didikte dan Dikendalikan oleh Negara lain

- Pewarta

Jumat, 30 Juni 2023 - 18:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto melakukan wawancara eksklusif dengan Najwa Shihab di program Mata Najwa pada Jumat, 30 Juni 2023. (Dok. Tim Media Prabowo Subianto)

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto melakukan wawancara eksklusif dengan Najwa Shihab di program Mata Najwa pada Jumat, 30 Juni 2023. (Dok. Tim Media Prabowo Subianto)

KONTENBERITA.COM – Menteri Pertahanan (Menhan) RI Prabowo Subianto menyatakan proyek lumbung pangan (food estate) merupakan salah satu langkah pemerintah melindungi kepentingan rakyat.

Terutama dalam menciptakan kemandirian dan ketahanan pangan di Indonesia.

Jika dalam prosesnya ada masalah, kata Prabowo, harus ada langkah-langkah mitigasi untuk mengantisipasi persoalan tersebut.

“Harus dimitigasi. Harus lindungi rakyat. Akan tetapi, ketika ada masalah, ada konsekuensi, jadi jangan berbuat,” kata Prabowo

Prabowo Subianto menanggapi pertanyaan Najwa Shihab dalam sesi wawancara di Auditorium Perpustakaan Nasional, Jakarta.

Baca artikel menarik lainnya, di sini: Wawancara dengan Najwa Shihab Maklumi Dirinya Dinilai Tegas, Prabowo Subianto: Aslinya Sangat Lembut

Rekamannya disiarkan oleh Tim Media Prabowo Subianto dan Humas Kementerian Pertahanan RI di Jakarta, Jumat, 30 Juni 2023.

Prabowo mengatakan bahwa proyek lumbung pangan merupakan salah satu bentuk antisipasi pemerintah terhadap ancaman krisis pangan.p

Menhan lantas menjelaskan ada 80 juta hektare lahan yang rusak dan tidak produktif.

Sehingga saat itu pihaknya mengusulkan memfungsikan tanah-tanah tersebut untuk menghasilkan pangan dan energi.

“Kita bisa dapat energi dari tanaman biofuel dan sebagainya. Kalau tanah itu tidak digunakan.”

“Toh juga banyak konsensi-konsesi hutan dikasih ke perusahaan-perusahaan swasta untuk kepentingan komersial.”

“Nah, pendekatan kami adalah ini untuk kepentingan pangan dan energi, mengamankan kepentingan rakyat,” kata Prabowo Subianto.

Ia mengatakan bahwa Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan lembaga dunia lainnya meramalkan negara-negara bakal menghadapi tiga krisis, yaitu krisis pangan, krisis energi, dan krisis air bersih.

“Jadi, waktu itu setelah kami analisis, ini 3–4 tahun yang lalu, kami melihat bahwa untuk mengamankan Indonesia dari krisis ini.”

“Kita harus mengamankan pangan dan energi, salah satu jalan keluar yang mutlak adalah food estate,” kata Menhan RI.

Dalam perjalanannya, beberapa organisasi lingkungan dan organisasi masyarakat sipil menunjukkan ada dampak pada lingkungan dan kehidupan masyarakat adat akibat proyek tersebut.

Menurut Prabowo, masalah-masalah itu juga tidak dapat dianggap ringan, dan harus diselesaikan.

“Kita juga harus menjaga kelestarian alam dan lingkungan hidup. Ini sangat penting,” kata Prabowo.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah pusat dalam pelaksanaan proyek lumbung pangan juga memperhatikan aspek-aspek tersebut.

Melalui arahan-arahan dan petunjuk dari pemerintah daerah setempat, kepala-kepala suku, dan kepala-kepala masyarakat adat setempat.

“Ini kami ikuti,” kata Menhan RI.

Prabowo pun mengajak semua pihak untuk mewaspadai upaya-upaya yang menghambat pemerintah menciptakan swasembada atau kemandirian pangan.

Pasalnya, tanpa ada kemandirian pangan, Indonesia akan mudah didikte dan dikendalikan oleh negara lain.

“Kita harus punya produksi pangan sendiri. Kita tidak boleh tergantung pada bangsa lain karena kita mau merdeka. Bagaimana negara merdeka kalau dia tidak bisa memberi makan kepada rakyatnya?” kata Menhan Prabowo.

Oleh karena itu, Prabowo mengatakan bahwa pihaknya akan menempuh langkah-langkah untuk mewujudkan proyek lumbung pangan nasional itu.

“Saya ini orang yang loyal. Saya tidak akan mungkin mengeluh dan sebagainya. Jadi, saya kembali pada what is possible,” kata Prabowo Subianto.*

Berita Terkait

Prabowo Subianto Sowan ke Susilo Bambang Yudhoyono, Disambut Ratusan Warga Pacitan, Jawa Timur
Berdasarkan Survei Exit Poll, Indikator Politik Indonesia Sebut Prabowo – Gibran Unggul Sementara
VIDEO – Habib Ali bin Abdurrahman Al-Habsyi Jakarta Pimpin Doa di Depan 600 Ribu Pendukung Prabowo-Gibran
Capres Prabowo Subianto Sebut Presiden Jokowi Orang yang Pekerja Keras, Tidak Ada Istirahatnya
Diduga Libatkan PPLN dan Oknum Pegawai Kedubes di Malaysia, Surat Suara Sudah Tertoblos Ganjar – Mahfud
Uai Debat Terakhir, Prabowo Subianto Pulang Kampung Disambut Puluhan Ribu Masyarakat Sulut
Prabowo Subianto Hadiri Apel Akbar di JCC Temui Ribuan Relawan Muda, Langsung dari Makassar
Gibran Rakabuming Raka Sebut Pembangunan di Papua Tidak Boleh Ditinggalkan, Harus Terus Dibangun
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Minggu, 18 Februari 2024 - 16:13 WIB

Prabowo Subianto Sowan ke Susilo Bambang Yudhoyono, Disambut Ratusan Warga Pacitan, Jawa Timur

Sabtu, 10 Februari 2024 - 18:43 WIB

VIDEO – Habib Ali bin Abdurrahman Al-Habsyi Jakarta Pimpin Doa di Depan 600 Ribu Pendukung Prabowo-Gibran

Sabtu, 10 Februari 2024 - 09:55 WIB

Capres Prabowo Subianto Sebut Presiden Jokowi Orang yang Pekerja Keras, Tidak Ada Istirahatnya

Rabu, 7 Februari 2024 - 07:18 WIB

Diduga Libatkan PPLN dan Oknum Pegawai Kedubes di Malaysia, Surat Suara Sudah Tertoblos Ganjar – Mahfud

Selasa, 6 Februari 2024 - 07:39 WIB

Uai Debat Terakhir, Prabowo Subianto Pulang Kampung Disambut Puluhan Ribu Masyarakat Sulut

Sabtu, 3 Februari 2024 - 15:38 WIB

Prabowo Subianto Hadiri Apel Akbar di JCC Temui Ribuan Relawan Muda, Langsung dari Makassar

Jumat, 26 Januari 2024 - 21:56 WIB

Gibran Rakabuming Raka Sebut Pembangunan di Papua Tidak Boleh Ditinggalkan, Harus Terus Dibangun

Selasa, 23 Januari 2024 - 10:28 WIB

Masyarakat Yogyakarta Padati Jalan, Antusias Sambut Prabowo – Gibran di Depan Kantor Gubernur Jogja

Berita Terbaru