SUBANG JAYA, Malaysia, 5 November 2026 /PRNewswire/ — Taylor’s University kembali menempati posisi sebagai universitas swasta terbaik di Asia Tenggara selama tahun keenam berturut-turut. Dalam "QS Asia University Rankings 2027", universitas asal Malaysia tersebut berada di peringkat ke-32 secara keseluruhan.
Pencapaian ini mencerminkan upaya Taylor’s dalam memperkuat kualitas akademik, kapasitas riset, dan kolaborasi internasional. Berbagai upaya tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan pengalaman belajar mahasiswa serta mempersiapkan lulusan agar mampu meraih hasil yang lebih baik.
Pemeringkatan ini menilai universitas berdasarkan sejumlah indikator, antara lain Reputasi Akademik (Academic Reputation), jumlah makalah ilmiah per fakultas (Papers per Faculty), dan Jaringan Riset Internasional (International Research Network).
Professor Barry Winn, Vice-Chancellor & President, Taylor’s University, mengatakan bahwa universitasnya tetap memprioritaskan kualitas pendidikan dan berbagai peluang pengembangan bagi mahasiswa.
"Keberhasilan mempertahankan posisi sebagai universitas swasta terkemuka di Asia Tenggara selama enam tahun berturut-turut merupakan hasil kerja keras seluruh komunitas universitas. Kami akan terus meningkatkan kualitas pengajaran, riset, dan kemitraan, serta memastikan semua upaya tersebut mendukung perkembangan mahasiswa."
"Tanggung jawab kami adalah mempersiapkan mahasiswa agar mampu menghadapi perubahan dunia dengan percaya diri dan mengambil keputusan secara bijak. Karena itu, kami memberikan kesempatan bagi mereka untuk menerapkan pengetahuan, menguji kemampuan, dan belajar dari pengalaman. Dalam proses tersebut, para akademisi dan praktisi industri turut mendampingi sekaligus mendorong mahasiswa untuk memberikan yang terbaik."
Prestasi mahasiswa Taylor’s di berbagai ajang internasional belakangan ini mencerminkan penerapan pendekatan tersebut. Dalam kompetisi "21st LAWASIA International Moot Competition", tim dari School of Law and Governance Taylor’s University berhasil keluar sebagai juara.
Mahasiswa Taylor’s Culinary Institute juga mewakili Malaysia dalam ajang "WorldSkills Shanghai 2026" dan bersaing dengan para profesional muda dari berbagai negara. Mereka meraih "Medals for Excellence" dalam kategori Bakery dan Cooking, serta berbagi posisi ke-13 pada kategori Pâtisserie and Confectionery.
Selain membekali mahasiswa dengan keterampilan profesional, Taylor’s juga mendorong mereka menerapkan ilmu yang diperoleh untuk menjawab berbagai persoalan sosial. Melalui Taylor’s Impact Labs dan lebih dari 230 proyek berdampak sosial, mahasiswa dan akademisi dari berbagai disiplin ilmu bekerja sama dengan mitra eksternal untuk menjawab kebutuhan masyarakat.
Taylor’s University juga mencatat tingkat serapan kerja lulusan sebesar 100% dalam "Graduate Tracer Study 2025" yang dirilis Kementerian Pendidikan Tinggi Malaysia. Capaian ini mencerminkan komitmen universitas dalam menjaga relevansi pendidikan dengan kebutuhan industri dan mempersiapkan lulusan memasuki dunia kerja.
Informasi lebih lanjut mengenai Taylor’s University dapat dilihat melalui situs resminya.

















