LINGKARNEWS.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah mantan Ketua Ferrari Owners Club Indonesia (FOCI), yang juga pengusaha Hanan Supangkat.
Penggeledahan dilakukan KPK di Wilayah Kembangan, Jakarta Barat pada Rabu, 6 Maret 2024 malam ini.
Sebelumnya, Hanan Supangkat telah diperiksa oleh tim penyidik KPK pada Jumat, 1 Maret 2024.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
FLIN Rilis Layanan Mediasi Utang, Jadi Platform Credit Wellness Pertama di Indonesia
DJI Matrice 4E dan DJI Terra Petakan Lereng Es Khumbu di Gunung Everest Selama Musim Pendakian 2026
TMGM Perkuat Kemitraan dengan Chelsea FC Lewat Tur Pramusim 2026 di Asia-Pasifik

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia diperiksa dengan kapasitas sebagai saksi kasus dugaan korupsi di Kementerian Pertanian (Kementan) yang menjerat Syahrul Yasin Limpo (SYL).
Pada pemeriksaan tersebut, Hanan didalami terkait adanya dugaan kepemilikan proyek pekerjaannya di lingkungan Kementan.
Tak hanya itu, ia juga didalami terkait adanya dugaan komunikasi bersama SYL.
Baca artikel lainnya di sini : Soal Tuntutan Nafkah Sebesar Rp 10 Juta per Bulan, Irish Bella Beri Tanggapan Keberatan Ammar Zoni
“Benar, saksi Hanan Supangkat 1 maret telah hadir memenuhi panggilan penyidik KPK sebagai saksi.”
“Dalam perkara TPPU (Tindak Pidana Pencucian Uang) SYL (Syahrul Yasin Limpo),” kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri, Senin 4 Maret 2024.
Lihat juga konten video, di sini: Fenomena Pergerakan Tanah di Kabupaten Bandung Barat, Pemerintah akan Merelokasi Rumah Warga
Baca Juga:
Buka Peluang Baru bagi Industri Farmasi di Kawasan Greater Bay Area dan Asia
Kennametal Hadirkan Pengalaman Next Level Shop Di IMTS 2026
Robert Lewandowski Jadi Bintang TVC Terbaru CHERY, Hidupkan Semangat “For Family”
Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri telah mengkonfirmasi adanya penggeledahan tersebut.
“Informasi yang kami peroleh betul (ada penggeledahan),” kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri Rabu, 6 Maret 2024.
Sedianya, penggeledahan ini berkaitan dengan kasus dugaan korupsi di Kementerian Pertanian (Kementan) yang menjerat Syahrul Yasin Limpo (SYL).
Hingga saat ini, belum diketahui apa temuan tim penyidik KPK dalam upaya paksa penggeledahan tersebut. Pasalnya, penggeledahan masih berlangsung.
“Sejauh ini masih berlangsung,” ujar Ali.***
Artikel di atas juga sudah diterbitkan portal berita nasional Lingkarnews.com
Sempatkan juga untuk membaca artikel menarik lainnya, di portal berita Lingkarin.com dan Mediaemiten.com















