Walaupun Harga Minyak Goreng di Beberapa Daerah Masih Tinggi, Jokowi Buka Ekspor Kembali

- Pewarta

Kamis, 19 Mei 2022 - 19:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Joko Widodo. (Dok. Biro Pers Sekretariat Presiden)

Presiden Joko Widodo. (Dok. Biro Pers Sekretariat Presiden)

APAKABAR NEWS – Pemerintah memastikan akan kembali membuka ekspor minyak goreng mulai Senin, 23 Mei 2022 mendatang.

Keputusan tersebut diambil oleh Presiden Joko Widodo setelah melihat kondisi pasokan dan harga minyak goreng saat ini, serta mempertimbangkan para tenaga kerja dan petani di industri sawit.

“Walaupun memang ada beberapa daerah yang saya tahu harga minyak gorengnya masih relatif tinggi,” kata Presiden.

“Tapi saya meyakini dalam beberapa minggu ke depan harga minyak goreng curah akan makin terjangkau menuju harga yang kita tentukan karena ketersediaannya makin melimpah,” jelasnya.

Presiden Joko Widodo menyampaikan hal itu dalam keterangannya di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis, 19 Mei 2022.

“Berdasarkan kondisi pasokan dan harga minyak goreng saat ini serta mempertimbangkan adanya 17 juta orang tenaga kerja di industri sawit, baik petani, pekerja, dan juga tenaga pendukung lainnya.”

“Maka saya memutuskan bahwa ekspor minyak goreng akan dibuka kembali pada Senin, 23 Mei 2022,” ujar Presiden.

“Meskipun ekspor dibuka, pemerintah akan tetap mengawasi dan memantau dengan ketat untuk memastikan pasokan tetap terpenuhi dengan harga terjangkau,” imbuhnya.

Menurut Presiden Jokowi, sejak kebijakan pelarangan ekspor minyak goreng diterapkan, pemerintah terus memantau dan mendorong berbagai langkah.

Untuk memastikan ketersediaan minyak goreng agar dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.

Berdasarkan pengecekan langsung Presiden di lapangan dan laporan yang diterimanya, pasokan minyak goreng terus bertambah.

“Kebutuhan nasional untuk minyak goreng curah adalah sebesar kurang lebih 194 ribu ton per bulannya.”

“Pada bulan Maret, sebelum dilakukan pelarangan ekspor, pasokan kita hanya mencapai 64,5 ribu ton.”

“Namun setelah dilakukan pelarangan ekspor di bulan April, pasokan kita mencapai 211 ribu ton per bulannya, melebihi kebutuhan nasional bulanan kita,” ungkapnya.

Selain itu, Kepala Negara juga menjelaskan bahwa terdapat penurunan harga rata-rata minyak goreng secara nasional.

Pada bulan April, sebelum pelarangan ekspor, harga rata-rata nasional minyak goreng curah berkisar kurang lebih Rp19.800.

Dan setelah adanya pelarangan ekspor, harga rata-rata nasional turun menjadi Rp17.200–Rp17.600.

“Penambahan pasokan dan penurunan harga tersebut merupakan usaha bersama-sama kita, baik dari pemerintah, BUMN, dan juga swasta.”

Pada kesempatan tersebut, Presiden Jokowi juga mengucapkan terima kasih kepada para petani sawit atas pengertian dan dukungan terhadap kebijakan pemerintah yang diambil untuk kepentingan masyarakat yang lebih luas.

Secara kelembagaan, pemerintah juga akan melakukan pembenahan prosedur dan regulasi di Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) agar terus disederhanakan dan dipermudah.

Agar lebih adaptif dan solutif menghadapi dinamika pasokan dan harga minyak dalam negeri sehingga masyarakat dapat dilindungi dan dipenuhi kebutuhannya.

“Di sisi lain, mengenai dugaan adanya pelanggaran dan penyelewengan dalam distribusi dan produksi minyak goreng.”

“Saya telah memerintahkan aparat hukum kita untuk terus melakukan penyelidikan dan memproses hukum para pelakunya.”

“Saya tidak mau ada yang bermain-main yang dampaknya mempersulit rakyat, merugikan rakyat,” tegasnya.***

Berita Terkait

Jasasiaranpers.com Mengucapkan Selamat dan Sukses kepada Pasangan Prabowo – Gibran di Pemilu 2024
Meskipun Insan Pers Kerap Memberi Kritik Tajam, Presiden Jokowi Mengaku Tak Masalah
VIDEO – Ziarah ke Makam Habib Ali Kwitang, Prabowo Subianto Ungkap Hubungan Kekerabatan Keluarga
Prabowo Subianto Sebut Masa Depan Bangsa Indonesia akan Dipenuhi Tantangan di Tengah Abad Modern
Polisi Selidiki Kericuhan Massa APDESI yang Rusak Tenbok dan Coba Runtuhkan Pagar Gedung DPR
Langkah Strategis: KOMINFO dan BNSP Rencanakan Masa Depan Sertifikasi Profesi
Wapres Ma’ruf Amin Berikan Tanggapan Soal Kabar Pengunduran Diri Sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju
BNSP dan LSP KPK: Evaluasi Capaian dan Inspirasi untuk Lembaga Lain
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Kamis, 22 Februari 2024 - 14:33 WIB

Jasasiaranpers.com Mengucapkan Selamat dan Sukses kepada Pasangan Prabowo – Gibran di Pemilu 2024

Rabu, 21 Februari 2024 - 15:34 WIB

Meskipun Insan Pers Kerap Memberi Kritik Tajam, Presiden Jokowi Mengaku Tak Masalah

Jumat, 16 Februari 2024 - 20:33 WIB

VIDEO – Ziarah ke Makam Habib Ali Kwitang, Prabowo Subianto Ungkap Hubungan Kekerabatan Keluarga

Selasa, 13 Februari 2024 - 08:55 WIB

Prabowo Subianto Sebut Masa Depan Bangsa Indonesia akan Dipenuhi Tantangan di Tengah Abad Modern

Kamis, 1 Februari 2024 - 15:11 WIB

Polisi Selidiki Kericuhan Massa APDESI yang Rusak Tenbok dan Coba Runtuhkan Pagar Gedung DPR

Jumat, 26 Januari 2024 - 23:14 WIB

Langkah Strategis: KOMINFO dan BNSP Rencanakan Masa Depan Sertifikasi Profesi

Sabtu, 20 Januari 2024 - 15:45 WIB

Wapres Ma’ruf Amin Berikan Tanggapan Soal Kabar Pengunduran Diri Sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju

Kamis, 18 Januari 2024 - 14:35 WIB

BNSP dan LSP KPK: Evaluasi Capaian dan Inspirasi untuk Lembaga Lain

Berita Terbaru