4 dari 12 Korban Dukun Pengganda Uang Belum Diketahui Identitasnya, Masih Dicari Polisi

- Pewarta

Kamis, 27 April 2023 - 15:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Dukun. (Pixabya.com/magicbowls)

Ilustrasi Dukun. (Pixabya.com/magicbowls)

KONTENBERITA.COM – Polisi masih berupaya mencari identitas sejumlah korban dukun berkedok pengganda uang Mbah S di Banjarnegara. Empat dari 12 korban yang ditemukan masih misteri atau belum diketahui identitasnya.

“Dari 22 warga melaporkan kehilangan keluarga masih belum ada yang cocok.”

“Hasil identifikasi terhadap empat jenazah tersebut tidak sesuai,” kata Kabidhumas Polda Jateng Kombes M Iqbal Alqudusy di Semarang, Rabu 26 April 2023

Baca konten menarik lainnya, di sini: Jadi Rebutan Pimpinan Partai Politik dan Para Tokoh, Posisi Calon Wapres untuk Ganjar Pranowo

Setelah diidentifikasi tim DVI Polda Jateng, lanjut Iqbal, keempat jenazah tersebut dikubur kembali.

Tepatnya di pemakaman Desa Balun, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara.

Ada pun, identitas delapan jenazah sudah diambil keluarganya satu dari Sukabumi atas nama Paryanto.

Kemudian, dua dari Lampung Irsad dan Wahyu Triningsih.

Selanjutnya, dua dari Magelang Theresia dan Okta Ali Abrianto.

Selain itu, satu dari Palembang Mulyadi Pratama serta dua dari Lampung atas nama Suheri dan Riani.

“Ada pelapor bernama Sugeng yang melaporkan kehilangan keluarga bernama Kuat Santoso. ”

“Dia sudah diambil tes DNA nya dan saat ini sedang menunggu hasil test dicocokkan dengan satu jenazah korban,” kata Iqbal.

Iqbal menambahkan, saat ini Polres Banjarnegara masih membuka posko pelaporan orang hilang dan pelayanan ante mortem.

Diungkapkan, sejauh ini sudah 22 orang melaporkan kehilangan keluarga, sedangman total orang dilaporkan hilang ada 28.

“Karena ada enam pelapor yang mengaku kehilangan dua anggota keluarga. Kita berharap kasus ini segera tuntas dan identitas korban yang belum dikenali segera diketahui,” ucapnya.***

Berita Terkait

Israel – Iran Saling Serang, Kemlu Pastikan Terus Monitor Sebanyak 376 orang WNI Mayoritas Pelajar di Iran
Curah Hujan Tinggi di Hari Ketiga Lebaran, Ratusan Rumah Terendam Banjir di Kota Bandar Lampung
Prabowo Keliling Kunjungi Kerabat dari Jokowi, ARB, Dasco, Zulhas hingga Airlangga di Hari Kedua Lebaran
Kondisi Terkini WNI di Philadelphia, AS Usai Insiden Penembakan Antarkelompok Terjadi di Kota Tersebut
Momen Gembira Tawarkan Jan Ethes Naik Kuda, Prabowo Subianto: Mau Warna Putih atau Emas?
Jasasiaranpers.com Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Sandra Dewi Sempat Beri Pesan Menohok ke Wartawan, Saat Wartawan Balik Bertanya Malah Bungkam
Terkait Beredarnya Kabar 2 Artis Terkenal Terseret Kasus Korupsi Timah, Kejaksaan Agung Beri Tanggapan
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Minggu, 14 April 2024 - 07:29 WIB

Israel – Iran Saling Serang, Kemlu Pastikan Terus Monitor Sebanyak 376 orang WNI Mayoritas Pelajar di Iran

Sabtu, 13 April 2024 - 11:12 WIB

Curah Hujan Tinggi di Hari Ketiga Lebaran, Ratusan Rumah Terendam Banjir di Kota Bandar Lampung

Jumat, 12 April 2024 - 07:54 WIB

Prabowo Keliling Kunjungi Kerabat dari Jokowi, ARB, Dasco, Zulhas hingga Airlangga di Hari Kedua Lebaran

Kamis, 11 April 2024 - 15:32 WIB

Kondisi Terkini WNI di Philadelphia, AS Usai Insiden Penembakan Antarkelompok Terjadi di Kota Tersebut

Rabu, 10 April 2024 - 08:48 WIB

Jasasiaranpers.com Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin

Jumat, 5 April 2024 - 05:46 WIB

Sandra Dewi Sempat Beri Pesan Menohok ke Wartawan, Saat Wartawan Balik Bertanya Malah Bungkam

Jumat, 5 April 2024 - 04:35 WIB

Terkait Beredarnya Kabar 2 Artis Terkenal Terseret Kasus Korupsi Timah, Kejaksaan Agung Beri Tanggapan

Kamis, 4 April 2024 - 12:00 WIB

Kementerian ESDM Ungkap Alasan Volume Peyerapan Gas Bumi dalam HGBT Industri Pupuk Turun

Berita Terbaru