KONTENBERITA.COM – Kapolda DIY, Irjen. Pol. Suwondo Nainggolan mengungkapkan bahwa ada akses ilegal.
Dalam kejadian peretasan akun WA dan nomor telepon seluler milik budayawan Butet Kartaredjasa.
Saat ini Kepolisian pun masih melakukan penyelidikan.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
Dari Budaya Etnik Li hingga Asian Beach Games: Sanya Tampilkan Identitas Budaya Sambut Tamu Asia
Dahua Technology Luncurkan Laporan ESG 2025: Dorong Pembangunan Berkelanjutan lewat Inovasi Digital
CGTN: Awal yang Solid dalam Repelita Ke-15 Tiongkok, Apa Maknanya?

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sementara masih penyelidikan,” jelas Kapolda DIY, Senin (11/12/23).
Kapolda juga menjelaskan bahwa pihaknya langsung berupaya membantu begitu mengetahui kabar diretasnya akun WA dan nomor telepon seluler milik Butet.
Baca artikel lainnya di sini : Ketua BNSP Serahkan Sertifikat Kompetensi GRC Tingkat Utama ke Menteri Bappenas
Baca Juga:
ABC Impact Luncurkan “2025 Impact Review”
Hisense Berkolaborasi dengan “Phantom Blade Zero”, Hadirkan Pengalaman Gim RGB Generasi Baru
Hikvision Umumkan Kinerja Keuangan Periode 2025 dan Triwulan I-2026
“Kita lihat status beliau di salah satu medsos, kan kita sudah kenal dan memang sering komunikasi, kita cek.”
“Kita kirim ahlinya supaya ngecek ‘ada apa sih’, terus dibantu untuk mengembalikan WA tersebut,” jelasnya lebih lanjut.
Jenderal Bintang Dua itu juga mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil pengecekan oleh Kepolisian, adanya akses secara ilegal yang mencoba masuk ke akun WA milik Butet.
Lihat juga konten video, di sini: Sebut Kemampuan Pesawat Angkut RI akan Terus Ditambah, Prabowo Subianto: Indonesia Sangat Luas
Baca Juga:
TOKOH PENDIDIKAN GLOBAL BERKUMPUL DI SINGAPURA DALAM KONFERENSI PENTING YANG MEMBAHAS PERAN AI
Coda Perluas Upaya Pencegahan Penipuan melalui Kampanye Terbaru Guard Your Game
Terhadap kejadian ini menurutnya terus dilakukan penelitian dan menjadi atensi pihak kepolisian agar tak terjadi hal serupa.
“Ada yang menggunakan akses ilegal untuk itu sedang dilihat oleh tim untuk akses ilegalnya seperti apa, ini sedang dalam penelitian.”
“Itu yang menjadi concern juga buat kita Polda melakukan pencegahan,” tutup Kapolda.***















