KONTENBERITA.COM – Gibran Rakabuming Raka mengunjungi pondok pesantren (Ponpes) Ora Aji di Sleman, Yogyakarta, usai ditetapkan sebagai wakil presiden terpilih oleh KPU.
Ponpes Ora Aji menjadi Ponpes pertama yang langsung di datangi kembali oleh Cawapres terpilih Gibran Rakabuming Raka.
Gibran mengatakan kedatangannya bertemu Gus Miftah untuk bersilaturahim. Gibran mengaku sudah lama tidak bertemu dengan Gus Miftah.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
CMEF 2026 Resmi Ditutup di Shanghai, Tampilkan Inovasi Medis Global dan Tren Industri Masa Depan
Terbitkan Laporan ESG 2025, Hikvision Dorong Pembangunan Berkelanjutan Lewat “Tech for Good”

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Silaturahim aja ya pasca-pencoblosan, saya udah lama nggak ketemu beliau.”
“Makanya hari ini setelah dari Jakarta langsung sowan ke sini mumpung beliau juga lagi kosong,” kata Gibran.
Pengasuh Ponpes Ora Aji Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah mengatakan kunjungan Gibran ke Pondok Pesantrennya untuk memohon doa restu.
Baca Juga:
For the Reasons that Matter: Kampanye Multi-Negara yang Menyoroti Kesehatan Pernapasan Dewasa
Dorong Revolusi Pangan Global, Teknologi “Food Processing” Jepang Tampil di Panggung Dunia
Baca artikel lainnya di sini : Partai Gerindra Ungkap Peranan Presiden Jokowi dalam Pengisian Kabinet Pemerintahan Prabowo – Gibran
“Kami ngobrol-ngobrol, mohon doa restu sekaligus merupakan wujud komitmen beliau, terhadap pemberdayaan pesantren dan santri.”
“Sebagaimana telah disampaikannya saat kampanye lalu,” katanya, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (263/2024).
Baca artikel lainnya di sini : Istana Beri Penjelasan Soal Narasi Jokowi Usulkan Mensesneg Pratikno Masuk Kabinet Prabowo – Gibran
Baca Juga:
Riset LPEM FEB UI: Pindar AdaKami Jadi Bantalan Saat Masyarakat Hadapi Tekanan Ekonomi
Dari Budaya Etnik Li hingga Asian Beach Games: Sanya Tampilkan Identitas Budaya Sambut Tamu Asia
Dahua Technology Luncurkan Laporan ESG 2025: Dorong Pembangunan Berkelanjutan lewat Inovasi Digital
“Alhamdulillah, kami pondok pesantren pertama yang didatangi beliau (Gibran) pasca pengumuman KPU,” ujarnya.
Gus Miftah mengaku semakin kagum dengan sosok anak muda seperti Gibran. Kata dia, etika dari seorang Gibran harus diteladani.
“Ini etika dari mas Gibran yang harus di teladani, posisi beliau merasa lebih muda.”
“Gak enak kalau saya yang sowan, makanya beliau yang datang ke sini,” katanya.***
Artikel di atas juga sudah dìterbitkan di portal berita nasional, Terkinipost.com
Sempatkan juga untuk membaca artikel menarik lainnya, di portal berita Apakabarindonesia.com dan Bogorterkini.com
Untuk kebutuhan publikasi press release di portal berita ini, atau serentak di puluhan media online lainnya, dapat menghubungi Jasasiaranpers.com:
WhatsApp Center: 085315557788, 087815557788, 08111157788.

















